Selasa, 16 Agustus 2011

Menggunakan Aplikasi Cron di Ubuntu 10.10




Okeeyyh, sekarang kita akan membahas penjadualan selanjutnya di linux, kali ini saya akan menggunakan Ubuntu 10.10 (karena saya suka tampilan Ubuntu ajah, hehehe) :D


Kalau sebelumnya penjadualan yang kita gunakan adalah at, sekarang kita akan bermain-main dengan panjadualan yang bisa digunakan secara continue dan efektif untuk dijalankan dalam melakukan tugas2 sebagai seorang System Administrator. Langsung ajah, lets try..


Apa Itu Cron??

Cron adalah aplikasi penjadualan yang setiap menit mampu memeriksa serta menjalankan perintah-perintah yang kita berikan. Cron sering kali digunakan oleh para System Administrator untuk melakukan tugas Back-up data, atau untuk melakukan tugas2 yang berkaitan dengan berjalannya system jaringan dalam komputer tersebut.


Daftar2 perintah Cron terletak di spool (yaitu di /var/spool/cron/). Jadi, kalo terjadi some trouble tentang penjadualan yang ada di komputer linux kita, bisa kamu kotak-katik di direktori di atas.

Okeh, cukup untuk teorinya, sekarang kita coba untuk praktek secara real.


Buka terminal Ubuntu kamu dengan cara klik Applications > accessories > terminal

Maka akan muncul tampilan:


kemudian kita cek apakah aplikasi Cron telah berjalan atau belum dengan cara:

(kalo di Ubuntu):

$sudo service cron status

atau

$sudo /etc/init.d/cron status

Jika kita capek harus mengetikan sudo terus menerus, maka kita bisa bisa ganti user menjadi root dengan mengetikan:

$sudo su -


lalu kamu sudah masuk sebagai user root.


Jika kamu mau mengecek status cron dengan menggunakan Centos atau distro turunan Red Hat, silahkan ketik:

#service crond status


Okeh, kalo sudah running, berarti tidak perlu kita start lagi aplikasi cron-nya, tapi kalo masih stop, maka kita nyalakan dengan syntax :

untuk ubuntu: service cron start

untuk Centos, Fedora, or Distro turunan Red Hat yang lain: service crond start


Sekarang, kita akan memulai menuliskan perintah penjadualan menggunakan cron. Caranya adalah dengan menjalankan perintah crontab. Ada tiga opsi dalam menjalankan perintah crontab, there are:

$ crontab -e => untuk mengedit atau membuat daftar tugas baru

$ crontab -l => menampilkan daftar tugas yg telah ada

$ crontab -r => untuk menghapus daftar tugas yang ada


Di dalam crontab, terdapat sistematika penulisan perintah, yakni:

(menit) (jam) (tanggal) (bulan) (hari) (perintah)


Oia, jika kita menggunakan Ubuntu, maka kita harus melakukan pengaturan editor yang akan kita gunakan, apakah mau menggunakan nano, atau vim.tiny, atau menggunakan gedit. Caranya adalah dengan mengetikan (saat ini saya menggunakan vim.tiny):

#export EDITOR=vim.tiny

Okeh, mari kita mulai membuat penjadualan Back Up data dari direktori /etc ke direktori /opt setiap hari pada jam 14:35.

Caranya adalah dengan mengetikan:

#crontab -e

35 14 * * * tar -czvf /opt/backup.tar.gz /etc

kemudian save dengan menekan tombol Esc > :wq


Nah, satu penjadualan berhasil kita buat. Kamu tau gak maksud dari syntax di atas??

jawab yang baca,”Nggaaaaaaaaaaakk”, sambil ngasih tampang polos.


Gubrags, okeh2, That's no problem guyss. I'll describe it for u all. Baik kan akuu?? ^^
#dihajar massa, gedumplang

:-|


angka 35 adalah untuk format menit, 14 adalah untuk jam, * setelah angka 14 berarti penjadualan ini dilakukan setiap tanggal, * yang selanjutnya mewakili bulan artinya dilaksanakan setiap bulan, * selanjutnya mewakili hari artinya adalah penjadualan ini dilakukan setiap hari (coba liat format crontab yang sudah saya tulis di atas).


Nah, pada pukul 14:35, kompi kamu akan melakukan back up data dari direktori /etc ke direktori /opt dengan nama file backup.tar.gz


Butuh yang lebih menarik lagih?? Okeeehh, mari kita membuat penjadualan untuk mengecek koneksi jaringan ke komputer server yang kita miliki setiap 5 menit sekali dari jam 8 sampai jam 16 kemudian kita masukan hasilnya ke /var/log/koneksi.log. Caranya adalah seperti biasa, ketikan syntax:

#crontab -e

*/5 8-16 * * * ping -c3 192.168.5.1 >> /var/log/koneksi.log

kemudian save dengan mengetik Esc > :wq

N finish, 5 menit dari sekarang buka file /var/log/koneksi.log dengan cara vim.tiny /var/log/koneksi.log, maka kamu akan melihat tampilan dari hasil ping tadi.


Masih mau nyoba yang lebih asik lagih?? Okeh, lets practice another one. Sekarang saya akan membuat penjadualan untuk mendownload pada jam 11 malam di direktori /home/, sebelumnya tentukan terlebih dahulu link yang akan kita masukan, misal: http://www.kambingui.ac.id/ubuntu.iso

Caranya adalah dengan mengetik:

#crontab -e

0 23 * * * wget -c http://www.kambingui.ac.id/ubuntu.iso -o /home/bili/ubuntu.iso

kemudian save dengan mengetik Esc > :wq

Maka setiap jam 11 malam kamu akan mendownload ubuntu.iso yang di simpan di direktori /home/

Oia, kalau kamu mau menghapus semua penjadualan tadi, kamu tinggal ketikan:

crontab -r, maka daftar penjadualan pun akan terhapus.

Okeh, that's it for today. Mudah-mudahan ilmu yang saya share ini bisa bermanfaat buat kamu-kamu semua. Dan terakhir, “Jangan pernah takut untuk mencoba, jika kamu gagal, coba lagi dan coba lagi”.

Wadepooooowww
^^



0 komentar:

Posting Komentar

FB Comment

 
Design by Bani Sabili Z | Visit My Gubug Bili