Selasa, 11 September 2012

Membuat Operasi CRUD Pertama dengan Yii

Bissmillah,
Okkeyh guys, setelah sebelumnya kita berhasil menginstall Yii framework di Linux, naaaaah, sekarang saatnya kita bikin projek deh pake Yii framework. Kalo diantara kalian masih ada yang bingung dengan Yii, so lets check this page => :D

Untuk sekedar share, operasi CRUD itu singkatan dari Create, Read, Update, and Delete. Pasti ngerti kaaaaann?? Naahhh, bettoollss banget.. Itu dia!!
#apa siiii, gaje dehh

Piiiissss..
~(^-^~)

Jadi, 4 Operasi ini (Create, Read, Update, dan Delete) adalah 4 fungsi yang pasti kita buat dalam membangun sebuah program, emang sih g semua program pake fasilitas CRUD, misalkan bikin aplikasi searching doang, kan g membutuhkan fitur untuk menyimpan data, atau mengedit data.. paling cuma ngeliat (Read) doang. But basically, baik itu ke-empatnya atau minimal salah satunya, pasti ada dalam seuah aplikasi.

Makanya, alangkah sangat boros waktu dan tenaga kalau kita buat sebuah aplikasi dengan harus membuat fungsi2 tadi manually dengan koding PHP biasa.
#capeee deeeehh

But, dengan Yii, beeeeuuuuuhh, semuanya dapat di handle hanya dalam waktu yang singkat sodara2
:D

Okkeh, langsung ajah kita ke TeeeeKaaaaPeeee..

#========================================#

Pertama, kita buat sebuah table di database kita, misalkan namanya adalah table "user", karena rencananya setelah tutorial ini saya mau bikin tutorial untuk membuat login and registrasi di Yii, jadi biar sekalian ajah gituh ngajarin bikin tablenya
:D

silahkan masuk ke dalam user root dengan mengetikan :
$ sudo su
<masukan password anda>

Lalu nyalakan mysql-nya
#/etc/init.d/mysql start

Kemudian masuk kedalam database masing2 yang sudah dibuat sebelumnya, misalkan database yang saya gunakan adalah "latihan1"
#mysql -u root -p latihan1

Lalu sama-sama kita buat table "user" dengan melakukan perintah :
create table user(id int auto_increment primary key, username varchar(100) NOT NULL, password varchar(32) NOT NULL, salt varchar(32) NOT NULL, email varchar(100), alamat varchar(200));

Ok, sampai sini kita sudah berhasil membuat sebuah table "user" yang nantinya akan kita buatkan aplikasi CRUD-nya dengan Yii, so lanjut kita ke step slanjutnya.

#=============================================#

Ditahap ini, kita akan mengubah sedikit pengaturan file konfigurasi yii di (karena saya pake xampp, jadi filenya ada di bawah path /opt/lampp/htdocs) : /opt/lampp/htdocs/latihan/protected/config/main.php

So, buka file  /opt/lampp/htdocs/latihan/protected/config/main.php dengan menggunakan vim

#vim /opt/lampp/htdocs/latihan/protected/config/main.php

atau kalian bisa menggunakan editor lain seperti gedit, netbeans, geany, or else lah..

kemudian pada  baris :
/*
'gii'=>array(
                        'class'=>'system.gii.GiiModule',
                        'password'=>'1234',
                        // If removed, Gii defaults to localhost only. Edit carefully to taste.
                        'ipFilters'=>array('127.0.0.1','::1'),
                ),
*/

Buka tanda " /* " dan " */ " sehingga menjadi :

'gii'=>array(
                        'class'=>'system.gii.GiiModule',
                        'password'=>'1234',
                        // If removed, Gii defaults to localhost only. Edit carefully to taste.
                        'ipFilters'=>array('127.0.0.1','::1'),
                ),

Hal ini kita lakukan agar kita bisa menggenerate aplikasi CRUD di yii melalui GII, yakni generator bawaan Yii.

Kemudian kita juga harus membuka tanda yang sama pada baris :

/*
        'urlManager'=>array(
                        'urlFormat'=>'path',
                        'rules'=>array(
                                '<controller:\w+>/<id:\d+>'=>'<controller>/view',
                                '<controller:\w+>/<action:\w+>/<id:\d+>'=>'<controller>/<action>',
                                '<controller:\w+>/<action:\w+>'=>'<controller>/<action>',
                        ),
                ),
*/

Sehingga menjadi :

        'urlManager'=>array(
                        'urlFormat'=>'path',
                        'rules'=>array(
                                '<controller:\w+>/<id:\d+>'=>'<controller>/view',
                                '<controller:\w+>/<action:\w+>/<id:\d+>'=>'<controller>/<action>',
                                '<controller:\w+>/<action:\w+>'=>'<controller>/<action>',
                        ),
                ),

Hal ini adalah untuk dapat mengakses action dalam controller sehingga kita hanya perlu menyebutkan actionnya saja yang sudah dibuat di controller.

Kalau sudah, lanjut ke next step yaitu menutup baris :

/*
                'db'=>array(
                        'connectionString' => 'sqlite:'.dirname(__FILE__).'/../data/testdrive.db',
                ),*/

dan buka baris dibawahnya menjadi :

'db'=>array(
                        'connectionString' => 'mysql:host=localhost;dbname=latihan1',
                        'emulatePrepare' => true,
                        'username' => 'root',
                        'password' => '',
                        'charset' => 'utf8',
                ),

Hal ini dimaksudkan untuk mematikan format database SQLlite dan mengaktifkan format database mysql. Pada bagian dbname kita isi dengan database kita masing2, kemudian username adalah user mysql kita, dan password adalah password untuk masuk ke mysql, jika tidak menggunakan password maka biarkan saja kosong.

Setelah itu silahkan disimpan. dengan mengetikantombol <ESC> kemudian ketik => :wq
*ingat tanda : (titikdua) harus diikutsertakan

Lalu buka browser, dan masuk ke folder yii yang sudah diinstal sebelumnya, misalkan saya di :
localhost/latihan

maka akan tampil :


Kemudian masuk ke halaman Login dan silahkan login,

Nah, setelah login, ketikan dibrowser seperti ini :






Maka akan muncul tampilan seperti ini :


Nah, masukan passwordnya, ketikkan : 1234, maka kalian akan langsung di bawa ke halaman generator yii.


Naaah, temen2 pilih "Model Generator", maka ia akan menggenerate model class kita.


Berhubung saya sudah mengCRUD sebelumnya, maka warnanya pun jadi seperti itu, itu hanya menandakan bahwa file yang akan dibuat tersebut sudah ada di folder yang sama.

Setelah itu, pilih "Crud Generator" untuk membuat file2 terkait dengan aplikasi CRUD kita.

pada isian model class, masukan nama model yang barusan kita generate.


setelah itu klik generate dan jadi deeeeehh.. aplikasi CRUD kita. Jalaninya gimana???

coba buka localhost/latihan/index.php/admin, dan apakah yang terjadi??
:D

Okkeh, sekian dulu guuyyyyyss..

Senin, 10 September 2012

Mengatasi GPG Error (NO_PUBKEY)


Prnahkah teman - teman mengalami error seperti ini :


W: GPG error: http://kambing.ui.ac.id oneiric Release: The following signatures couldn't be verified because the public key is not available: NO_PUBKEY 40976EAF437D05B5
W: GPG error: http://kambing.ui.ac.id oneiric-updates Release: The following signatures couldn't be verified because the public key is not available: NO_PUBKEY 40976EAF437D05B5
W: GPG error: http://kambing.ui.ac.id oneiric-security Release: The following signatures couldn't be verified because the public key is not available: NO_PUBKEY 40976EAF437D05B5


Biasanya error tersebut dikarenakan NO_PUBKEY atau kunci untuk masuk ke penyedia aplikasinya tidak ada dalam sistem kita. G perlu grogi, untuk solvingnya tinggal ketik :



sudo apt-key adv --keyserver keyserver.ubuntu.com --recv-keys 40976EAF437D05B5


Beres dehh
:D

Rabu, 05 September 2012

Install Codeigniter di Linux


INSTALASI FRAMEWORK CODEIGNITER DI LINUX

Hello guyssss, kembali lagih bersama coretan oprekan gueh yg lainnya, yang masih seputar framework PHP. Kalau sebelumnya ane publish tutorial tentang Instalasi Yii Framework, now, gueh pengen share gimana caranya install sebuah framework yang lebih dulu ada daripada Yii Framework. But, bukan berarti doi lebih tua terus sekonyong-konyong jadi yang lebih mungpuni, nggak, karena masing2 dari dua framework ini punya kelebihan dan kekurangannya masing2. Dan bagi gueh, mau itu Codeigniter or Yii, masing-masing punya karakternya sendiri, jadi, programmer yang punya kebutuhan untuk belajar konsep MVC (Model View Controller) cucok banget untuk mengawali masa2 pencariannya dengan belajar Codeigniter terlebih dahulu..
:D

Okkeh, Talk Less do More, semboyan anak-anak mudan jaman sekarang, so mending langsung ajah kita ke TeeeeKaPe.. Geluuttraakkkzz..
#ala OVJ, prikitiiieewww

CODEIGNITER??
Kayaknya g asik kalo g gue jelasin sedikit tentang framework yang satu ini, jadi begini ceritanya. Dengan keberanekaragaman style dari setiap programmer, juga dengan didorong oleh keinginan luhur, untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia, lahh kok jadi mengkol bejitohh nehh.

Intinya, codeigniter adalah framework, ngerti ga framework apaan?? yaudaaaaaah, gue jelasin juga dehh, baik kan gue??
:D

Oia, sampai gueh nulis artikel ini, framework Codeigniter ini udah dirilis hingga versi 2.0.1, tapi karena oprekan gue baru berkutak di 1.7.2 dan ke bawah2nya, so yang kita install Codeigniter versi ituh yaaah. Tapi bascially sama ajah kok prinsip nginstallnya.

Framework itu adalah kerangka kerja dalam aplikasi yang memiliki potongan-potongan program secara modular yang akan membuat programmer g lagi berkoding ria dari nol, karena framework udah menyediakan. Gimana?? gampang dimengerti kan bahasa gue?
:D

so, sekarang mari kita observasi langsung dengan nginstall si doi di kompi kita.

  1. Tentu yang pertama kali harus kita lakukan ya ngedunud Codeigniternya dulu duuuuuun. Kalian bisa donod Codeigniter di http://www.codeigniter.com/downloads.
  2. Kemudian copy file donodan tadi ke (karena gue pecinta Linux, so pathnya gue arahin ke=>) : /opt/lampp/htdocs, itu bagi yang pake xampp, tapi kalau yang pake apache biasa, arahin path-nya ke /var/www/html. Cara copy-nya gimana?? buka console dengan menekan CTRL + T, kemudian ketikkan :
  1. kemudian extract file Codeigniter tadi dengan mengetikkan :
  1. Maka akan muncul direkrtori :
  1. Ganti aja namanya dengan mengetikkan :
  1. Lalu sekarang cek di browser kalian dengan mengetik di browser : localhost/testCI
bagaimanakah munculnya?? seharusnya kayak gini :






Okkeh guys, sampe disini dulu yawh tutorialnya, insya Allah tutorial Codeigniter lainnya bakalan ada lagi kok. Tenang ajjaaaah. See yoooaaaaa
:)

INSTALASI YII FRAMEWORK DI LINUX

INSTALASI YII FRAMEWORK

Okkeh guys, setelah sekian lama saya g ngotrat-ngotret blog or jepret-jepret artikel, syukur alhamdulillah, yeaaaahh, ooowwrriiiiiggght,, akhirnya Allah memberikan saya semangat lagi dan inspirasi untuk memulai menulis seperti biasa, hohohoho (#pose ala ksatria bertopeng)..

Mikir kesana – kemari, bengong, nongkrong di kamar mandi, plongo2 ga jelas, mikirin artikel apaaaaa yah yang mau saya share, diberakin cicek, keciprat air jalanan, kejedot kusen, de el el - de el el, finally, otak saya memaksa saya untuk “Just write!!”, tanpa perlu panjang2 berfikir. Dan yaaaa, gue mulai dari tutorial singkat ini deh..
:)

 so, cek dis oooottt... Wattaaaawww..

APA SIH YII FRAMEWORK???

 Yii Framework (atau yg biasa disebut “Yii” ajah), merupakan framework yang berbasis bahasa pemrograman PHP (bukan singkatan dari Pemberi Harapan Palsu yah!!), biasanya digunakan untuk pembuatan web yang dinamis, tapi sebenaranya, framework itu sendiri dirancang untuk memudahkan seorang programmer dalam melakukan koding, sehingga dengan framework seharusnya pengkodingan jadi lebih minim dan mudah. Dan Yii, sepengalaman gue ngoprek, plus curhatan-curhatan dari para sepuh programmer di kantor, merasa kalau Yii adalah framework PHP yang paling TOP saat ini, karena satu dan lain hal (kal0 gak percaya, cobaaaa deh sendiriiiii...).

 Ok, tanpa brtele'-tele' lagi, dan kalian juga pasti penasaran kan, kayak gimana sih Yii itu and cara nginstalnya pleeeeaaasseee???

 Tenaaang, tenang.. Kita mulai..

1. Download Yii framework dari link disamping ini ========>  http://www.yiiframework.com

2. Nah, selanjutnya, extract file Yii yg udah kalian donod ke direktori (karena gue pake Linux BlankOn Patimura, jadiiii...) : /opt/lampp/htdocs, tinggal buka console dengan ngetik CTRL + T, kemudian ketik:



3. Asumsinya adalah, kalian udah nyalain service apache-nya and mysql. Kalau belum, okeh, ga jadi masalah. Kita nyalain service2nya. Ketikan :

Maka akan tampil seperti di bawah ini: 


4. Setelah service-service hidup, terlebih dahulu kita atur permissionnya seperti berikut :

5. Theeen, kita buat direktori kerja kita, dengan mengetik :


6. Dan aplikasi Yii kita pun telah berhasil kita buat. Tinggal buka borwser, kemudian ketikkan : localhost/testYii. Maka akan seperti gambar di bawah ini, taraaaaaa :

keren kaaaaann??? G seperti Codeigniter yang kalau kita install hanya memberikan tampilan yang ala kadarnya, pake Yii, dibooooorrong semuanyaa. Karena Yii sudah mendesain sedemikian rupa tampilannya sehingga kita mudah untuk ngoprek dirinya, malahan sampai dibuatin extensionnya tersendiri untuk itu looh. Woouuww, seru kan??

So, enjoy it!! Dan selamat Ngopreeeeekkk..

 ~(^-^~)(~^-^)~

Selasa, 17 April 2012

The EVDO

Ketika kita menonton televisi, banyak tayangan iklan yang mempromosikan sebuah modem atau handphone, yang selalu memberitahu kita tentang teknologi yang disebut EVDO. Tapi masalahnya adalah, apa sih EVDO itu sebenarnya?

EVDO adalah protokol broadband nirkabel berkecepataan tinggi. Juga dikenal dengan EV-DO, 1xEvDO dan 1xEV-DO, ia adalah Generasi Ketiga (3G) data nirkabel. Device-device mobile yang menggunakan teknologi EVDO dapat meng-upload dan download data dengan cepat, serta teknologi ini selalu "on" setiap kali ada sinyal dari menara nirkabel. Tidak seperti koneksi WiFi, perangkat dengan EVDO tidak perlu berada di dekat hotspot nirkabel, sebagai gantinya, ponsel dapat menjadi hotspot sendiri dan berbagi koneksi internet dengan perangkat lain.

Secara resmi, nama yang ditetapkan oleh Asosiasi Industri Telekomunikasi untuk teknologi ini adalah "CDMA2000, High Rate Packet Data Air Interface." Singkatan dari EVDO adalah singkatan dari "Evolution Data, Only" atau "Evolution, Data Optimized," sebuah refleksi dari fakta bahwa EVDO adalah evolusi selanjutnya dari Access Code Division sebelumnya. Access 2000 (CDMA2000) adalah family dari produk nirkabel. Standar EVDO dikembangkan pada tahun 1999, tetapi protokolnya telah ditingkatkan sejak itu untuk meningkatkan kecepatan.
Sekarang, apa arti dari 3G dan CDMA?

Dalam komunikasi data, 3G berarti teknologi kecepatan tinggi yang mentransfer data kepada orang on the go. Beberapa teknologi yang bersaing terlibat dalam pengembangan jaringan 3G sebagai perusahaan teknologi yang bekerja dengan cara terbaik untuk menangani permintaan pemasangan layanan nirkabel di seluruh dunia. Banyak perusahaan berinvestasi dalam pengembangan jaringan 3G dan teknologi ini menggunakan Code Division Multiple Access (CDMA), yang telah terbukti sangat efektif dengan jaringan ponsel.

Hambatan terbesar untuk menerapkan jaringan nirkabel berkecepatan tinggi adalah minimnya bandwidth, atau range frekuensi yang dapat digunakan. Sama halnya seperti stasiun radio, begitu banyak dapat dipadatkan dalam dial FM, data begitu banyak yang dapat ditransmisikan di seluruh bandwidth yang tersedia. Sebagai peningkatan beban pengguna, frekuensi yang tersedia meningkat, dan pengguna dapat mengalami keterlambatan, menjatuhkan data, dan masalah lainnya. Dengan demikian, provider bekerja untuk menemukan cara untuk menggunakan bandwidth secara lebih efisien tanpa mengorbankan kejelasan dan kualitas untuk pengguna mereka.
Dan bagaimana dengan CDMA?

CDMA menggunakan teknik matematika canggih untuk memungkinkan beberapa perangkat nirkabel untuk mengirimkan secara simultan pada frekuensi radio yang sama. Setiap perangkat, seperti ponsel, diberikan sebuah tanda matematika yang unik. Pemancar menerapkan tanda ini untuk sinyal asli dan mengirim versi modifikasi. Sebuah penerima berlaku kebalikan dari operasi matematika untuk memulihkan sinyal asli.

Istilah "CDMA" digunakan baik untuk merujuk secara umum pada metode akses saluran dan dengan teknologi tertentu yang menggunakan metode backbone untuk transmisi radio. Arti yang diinginkan biasanya jelas dari konteksnya. CDMA2000, misalnya, adalah penanganan data standar yang menggunakan teknologi CDMA.

Itu penjelasan sederhana dari fungsi 3G CDMA, dan sekarang yang penting adalah, bagaimana bisa EVDO menjadi teknologi nirkabel yang bisa meng-upload dan mendownload data dengan cepat?

Jaringan nirkabel tradisional menciptakan jalur langsung antara menerima dan mengirim perangkat, seperti jaringan telepon tradisional. EVDO memecah data ke dalam paket individu, teknik yang sama untuk penanganan data yang digunakan di Internet. Tiap paket dikirim secara independen dari semua paket lainnya. Ini menghemat bandwidth untuk digunakan oleh perangkat lain, bila pihak pada panggilan telepon yang berbicara, misalnya, koneksi tidak mengkonsumsi bandwidth. Ketika sebuah situs internet diakses, bandwidth tidak digunakan sampai situs mulai mengirimkan halaman web.
Protokol EVDO asli, disebut Revisi 0, memiliki throughput teoritis dari 2,4 megabit per detik (Mbps). Ini adalah secepat DSL kabel dan koneksi kabel broadband saat ini tersedia di Amerika Serikat. Secara teoritis, Upgrade ke Revisi Sebuah kecepatan meningkat ke 3,1 Mbps. Sebuah upgrade ketiga, untuk Revisi B, dirilis pada Januari 2010, meskipun tidak sepenuhnya dikerahkan, Qualcomm, pengembang, memprediksi kecepatan download secepat 14,7 Mbps di beberapa situasi.
Qualcomm telah menghasilkan demonstrasi mengesankan kemampuan EVDO itu. Dalam satu konferensi video dilakukan dengan peserta bepergian di dalam mobil pada 60 mph (96 kph). Mentransfer data dalam jumlah besar yang diperlukan untuk konferensi video, merupakan tantangan utama, terutama pada kecepatan tersebut. Dalam demonstrasi lain, panggilan telepon ditempatkan dari bullet train yang bergerak lebih dari 150 mph (240 kph).

Jadi, apa pengaruhnya bagi pengguna?

Keuntungan dari EVDO adalah menggunakan frekuensi penyiaran yang sama dengan jaringan CDMA yang ada. Karena membeli spektrum dari badan hukum sangat mahal, sehingga dengan teknik ini menurunkan biaya membangun dan menggunakan jaringan baru. HSDPA, sambil menawarkan kecepatan download yang lebih cepat dengan tingkat pelayanan yang lebih tinggi, mungkin juga lebih mahal bagi konsumen.
Pengguna internet mobile harus ingat bahwa standar apa yang digunakan untuk transmisi data biasanya tergantung pada jaringan, ponsel dari Verizon di AS akan memiliki akses ke EVDO, misalnya, tetapi tidak HSDPA. Pengguna yang akan bepergian di luar negeri dengan perangkat nirkabel mungkin ingin memeriksa untuk melihat apakah mereka didukung pada jaringan tertentu. Untuk yang sering bepergian, mungkin disarankan untuk mempertimbangkan investasi dalam perangkat yang akan bekerja andal pada jaringan internasional untuk menghindari masalah dengan panggilan menurun, ketidakmampuan untuk mengirim data, dan masalah lain.


Karena standar nirkabel baru berkembang, kualitas layanan nirkabel cenderung membaik. Berbagai opsi tidak tersedia di semua bidang, dan mungkin memiliki tingkat yang kinerja berbeda. Teknologi yang lebih baru bisa datang dengan Kinks tak terduga dan rencana layanan mungkin lebih mahal. Pengadopsian dini juga dapat menemukan kesulitan untuk mengakses dukungan teknis dan bantuan, sebagai teknisi mungkin tidak akrab dengan produk yang mereka gunakan.

Jadi sekarang kita dapat memahami tentang fungsi dari EVDO, jenis teknologi nirkabel, bandwidth, dan kecanggihan mentransfer data kecepatan tinggi. ini akan membuka cakrawala kita bahwa teknologi tidak akan pernah mati karena akan selalu ada penemuan-penemuan baru dari orang-orang kreatif yang kaya dengan kreasi.

FB Comment

 
Design by Bani Sabili Z | Visit My Gubug Bili